Mengulik Jiwa Peradaban

Berita

SEJAK kena pehaka, saya sulit mendapat pekerjaan lagi. Pengalaman kerja sebagai office-boy  tak banyak menolong untuk mendapat pekerjaan lagi. Padahal saya tidak melamar dengan posisi yang lebih tinggi. Menjadi staf administrasi, misalnya.

Kemandirian dan Kritik

Ralph Waldo Emerson, sastrawan transendental (romantis) Amerika, menulis esai berjudul Self-Reliance di tahun 1841. Pikiran dalam Self-Reliance, atau kurang lebih berarti ‘kemandirian’ itu membuat kita seharusnya merenung. Setidaknya bila melihat perkembangan sastra modern Indonesia di tahun 1940-an hingga era pascamodern kini (abad 21).

Cuwilan Wektu

Karo ngemplok sega aku duwe panemu arep metu bae golek hawa njaba. Aku kelingan panggonan ngopi jaman dhisik sadurunge rabi. Biasane aku nyepi neng angkringan sapinggire alas arah lereng gunung Wilis. Ing kono akeh angkringan kari milih menune. Sapa maneh sing arep ngrabuk kabagyan yen dudu awake dhewe. Arep takrabuk nyawaku kanthi caraku dhewe.

Puisi Gilang Sakti Ramadhan

Dischord musik punk dalam penyuara jemalamerusak tangga nada industriyang dibangun dari pohon-pohon chartberloncatan di antara batas disonansi harmonicdan dischord. memperjelas kehancuran.gelombangnya terasa sampaijauh. sampai pada gigs kumuhdiisi orang-orang berpeluhmemiliki suara minor dan berderauseperti negara yang sedang inflasi Irama Nusantara bunyi penyintesis keluar dari dalam pusaran pasar irama nusantaramenggerakkan ekonom pengendali metronomtak jemu-jemu melihat musisi berjiwa matitelinga cadas sekeras kehendak menemukan […]

Kereta Api dan Puisi

Para penggubah dan pembaca puisi berada di gerbong-gerbong kereta api. Mereka tak berada di situ setiap hari. Peristiwa sejenak untuk memenuhi hasrat dengan pilihan tempat mungkin selaras dengan kehadiran kereta api dalam perpuisian di Indonesia, dari masa ke masa.

Misteri Hutan Gantungan

SUDAH tiga hari Dukuh Kali Banteng diliputi kengerian. Bagai desa mati yang tidak berpenghuni, suasana tampak begitu sepi. Terlebih jika matahari sudah terbenam suasana desa terasa mencekam. Jika berjalan seorang diri seperti ada yang mengawasi, membuntuti, kadang-kadang menemani.