Feature
Dari Honor Menulis, Keza Felice Buka Usaha Buket Bunga

Dari Honor Menulis, Keza Felice Buka Usaha Buket Bunga

Menulis adalah hobi yang menyenangkan dan menguntungkan. Menulis juga bisa jadi ladang pekerjaan yang menghasilkan pundi-pundi rupiah. Bahkan, siapa sangka jika uang dari hasil menulis (honor/upah menulis), a bisa dijadikan sebagai modal awal untuk membuka bisnis kreatif di rumah. Bisnis tersebut seperti membuat buket bunga tiruan (artifisial) yang bisa menghasilkan keuntungan menjanjikan di masa mendatang.

Salah satu penulis yang melakoni itu yakni Keza Felice. Selain menulis, kini Keza juga membuka usaha yang baru dirintisnya yaitu membuat buket bunga tiruan (artifisial). Saat ini, bisnis buket bunga tiruan milik Keza bisa dipantau melalui akun Instagram @feliceflorist2022.

Bisnis membuat buket bunga tiruan tersebut dilakoni Keza pada awal bulan Maret 2022 lalu. Gadis asal Lampung itu membuat berbagai jenis dan bentuk bunga tiruan dari bahan satin. Satu per satu bunga tiruan hasil kreasi tangannya, Kemudian dirangkai menjadi buket bunga yang cantik dan dikemas menarik sesuai permintaan pembeli.

Sebelum memulai usaha buket bunga, Keza lebih menekuni dunia menulis sejak 30 Desember 2017. Banyak hasil karya tulisannya seperti artikel, puisi, cerpen, dan juga novel yang sudah dimuat atau dipublish di berbagai media massa, baik itu media online atau media cetak.

Bukan hanya itu, tulisan hasil buah pena Keza juga pernah diterbitkan di media cetak dalam bentuk novel. Beberapa judul novel karyanya yakni Asrama Hagers (Alinea Publishing, 2020), Milna and Me (Redaksi Hydra, 2021), Ada Hati yang Terluka (Redaksi Hydra, 2021).

Dari hobi menulis, gadis berzodiak Leo ini bisa mengumpulkan pundi-pundi rupiah. Uang tersebut yang akhirnya ia gunakan sebagai modal awal usaha buket bunga miliknya.

“Modal awal sekitar Rp700.000. Saat itu saya ingin memiliki pekerjaan lain selain menulis. Karena di masa mendatang saya ingin memiliki penghasilan yang lebih banyak dan membuka lapangan pekerjaan untuk orang-orang di sekitar. Dan kebetulan, uang saya hasil menulis selama satu bulan, pada saat itu tidak ingin digunakan untuk keperluan apa pun. Sehingga bisa dialihgunakan untuk membeli keperluan membuka Felice Florist,” papar gadis berusia 25 tahun ini, saat dihubungi melalui aplikasi WhatsApp.

Penulis yang memiliki nama pena Keza Felice ini menjelaskan bahwa dia belajar membuat bunga tiruan dan merangkai buket bunga dari video yang tersebar di media sosial.

“Saya belajar melalui YouTube dan juga video yang tersebar di Instagram,” ungkap penulis novel Asrama Hagers ini.  Keza masih ingat siapa pelanggan atau pembeli pertama buket bunga tiruan hasil kreasinya, pada awal bulan Maret 2022 lalu. Pembeli pertamanya yaitu ibunya.  “Awalnya pembeli pertama adalah ibu saya. Waktu itu karena kebetulan sepupu saya sedang merayakan kelulusan. Sehingga ibu saya membeli buket bunga untuk diberikan kepada sepupu saya,” jelasnya bersemangat.

Keza mengaku, proses pembuatan untuk satu buket bunga itu berbeda-beda. Tergantung tingkat kesulitan buket bunga. Selain itu, juga tergantung setiap bentuk atau jenis bunga tiruan, serta jumlah bunga yang digunakan dalam satu buket. Jenis bunga yang biasanya dia gunakan dalam satu buket yaitu bunga mawar, bunga matahari, bunga tiga bulan, ilalang, dan sebagainya. Semuanya sesuai request atau permintaan pembeli.

“Kalau berapa lama proses pembuatan buket, itu tergantung tingkat kesulitan dan seberapa banyak bunga yang akan digunakan. Untuk mini buket biasanya sekitar empat jam. Dan untuk buket besar bisa sekitar satu sampai dua hari. Itu apabila saya sambil membuat setiap jenis bunganya. Karena bunga yang saya gunakan dalam satu buket, masih hasil buatan tangan sendiri. Dan juga saya harus menyesuaikan dengan pekerjaan sebagai content writer. Meskipun lambat dan masih pemula, tetapi saya tetap  menekuninya,” terang penulis novel Ada Hati yang Terluka ini.

Untuk saat ini, proses pembuatan dan merangkai buket bunga tiruan masih dia kerjakan sendiri. Namun, kadang kala dia dibantu oleh ibunya. Bagi Keza, ibunya adalah sosok paling utama yang sangat penting dan berharga dalam kehidupannya. Ibunya sangat mendukung pekerjaannya baik sebagai penulis atau menjalani usaha buket bunga.

“Ibu itu pendukung pertama karena setiap yang aku kerjakan, selalu didukung. Bahkan untuk urusan Felice Florist, ibu banyak membantu dan terus memberikan support saat aku merasa lelah atau penat,” jawab Keza.

Selain membuat buket bunga, dia juga harus membagi waktu antara bisnis membuat buket bunga dan pekerjaannya sebagai penulis. Sebab, sampai saat ini dia masih aktif menulis di berbagai media online yaitu Duniamasa.com, Bintang Tamu.id, IDN Times, Rolas News, Takaitu, Sanepo.com, Yoursay.id, dan menjadi ghost writer di berbagai website.

“Saya lebih memprioritaskan menulis terlebih dahulu. Saat istirahat, saya memanfaatkan untuk membuat bunga sehingga saat ada yang memesan, saya bisa langsung melakukan wraping (pengemasan). Namun, bila ada pemesanan yang mendadak dan diperlukan untuk waktu cepat, saya akan langsung menggarap pesanan buketnya,” imbuh Keza.

Di masa mendatang, Keza ingin usaha buket bunga miliknya menjadi semakin berkembang dan sukses. Salah satunya, dia berharap memiliki toko untuk bisnis buket bunganya.

“Tentu saja saya mempunyai harapan untuk usaha ini ke depannya. Saya ingin memiliki toko Felice Florist dan merekrut karyawan,” jawab Keza sambil tersenyum.

Selain buket bunga, Keza juga menjual buket jenis lainnya. Produk jenis buket lain yang dia jual yaitu bunga meja, buket snack (buket jajanan), buket uang, dan cake jajan atau kue ulang tahun dari snack. Jika ada pembeli yang ingin memesan, bisa menghubunginya lewat akun Instagram @feliceflorist2022 atau @keza236_queen.(*)


Penulis:

Nurma MJ, penulis berdomisili di Kota Mojokerto, Jawa Timur. Beberapa tulisannya seperti puisi, cerpen, artikel, telah dimuat di media cetak dan media online. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published.