Kereta Api dan Puisi

Para penggubah dan pembaca puisi berada di gerbong-gerbong kereta api. Mereka tak berada di situ setiap hari. Peristiwa sejenak untuk memenuhi hasrat dengan pilihan tempat mungkin selaras dengan kehadiran kereta api dalam perpuisian di Indonesia, dari masa ke masa.

Absurditas Mistik dan Tragedi Kekuasaan

KERIS, mistik, dan tragedi kekuasaan menjadi obsesi penciptaan novel Panji Sukma. Dalam novel Kuda (Gramedia Pustaka Utama, 2022), ia mengisahkan kehidupan Empu Manyu, seorang pembuat keris, yang memperoleh popularitas, pengaruh, dan harta melimpah pada zaman Orba. Para pejabat rezim Orba sering memesan keris pada Empu Manyu sebagai hadiah kepada pejabat lain.

Perempuan dalam Perspektif Sejarahnya

Pemarjinalan perempuan masih menjadi fenomena sosial. Masih banyak wacana yang menganggap kaum perempuan selalu dilihat sebagai “korban” dalam berbagai fenomena dan proses sosial. Masih terdapat praktik perlakuan terhadap perempuan yang kurang bahkan tidak apresiatif. Fenomena bias gender dalam konteks hubungan antara perempuan dan laki-laki acap kali masih direspons dengan opini negatif yang menyatakan dunia ini adalah dunia laki-laki, yang dibentuk, yang ditata dengan norma, nilai laki-laki.

Mempertimbangkan Modernisme Chairil Anwar

Sayembara Kritik Sastra 2022 Dewan Kesenian Jakarta, yang diselenggarakan bertepatan dengan seratus tahun Chairil Anwar, mengambil tema “Modernisme Chairil Anwar”. Pemenang sayembara sudah diumumkan akhir Agustus lalu. Bukan naskah-naskah pemenang yang akan menjadi titik bahasan dalam tulisan ini. Esai ini akan membahas tema dari sayembara tersebut, yakni “Modernisme Chairil Anwar”.

Kebanalan Babi Hutan dan Muara Terakhir Aku Lirik

Sesial dan sekelam apapun hidup barangkali kita hanya harus menjalani meski dengan memaki, mengumpat, lebih-lebih dapat menari dan menyanyi di atas segala keruwetan itu. Tidak lantas gantung diri dan menyerah atas apa yang telah dikaruniakan kehidupan yang tak sesuai harapan. Membaca puisi-puisi Wahyu Prasetya dalam buku kumpulan puisi Wahyu Menulis Puisi seakan melemparkan kita pada kegamblangan akan kegetiran, kesialan, rasa sakit akan hidup itu sendiri dan bagaimana cara menikmatinya.

Ejaan dan Puisi

Pada suatu masa, buku berisi puisi-puisi gubahan Chairil Anwar diterbitkan lagi oleh Grasindo dan Gramedia Pustaka Utama. Buku itu laris. Konon, buku penting dipelajari di sekolah dan perguruan tinggi. Buku untuk acuan bagi orang-orang ingin menjadi penggubah puisi atau pengamat sastra. Buku berpenampilan apik.

Menjadi Pembaca Sastra yang Baik

Tragedi memilukan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan memantik empati berbagai kalangan. Suporter, olahragawan, ahli hukum, psikolog, wartawan, guru, dan tenaga kesehatan turut berkomentar dengan sudut pandang dan pengalaman masing-masing. Duka itu juga mengilhami sastrawan untuk menulis karya seni sebagai wujud bela sungkawa meninggalnya Aremania.